Sindir menyindir sudah biasa dilakukan sesama operator, bahkan terkadang mereka menyerang kompetitornya dengan cara yang sangat frontal. Seperti yang dilakukan provider CDMA milik Bakrie Telecom. Dalam peluncuran program terbaru Esia, mereka membandingkan tarif milik Esia dengan operator GSM, yang gemar mempopulerkan jargon '0,1 Rupiah'. Bahkan, di acara tersebut, mereka memplesetkan nama beberapa layanan milik operator mulai dari Telkomsel sampai dengan Indosat.
Produk Telkomsel berupa Simpati diubah namanya menjadi Simpatik. Begitu pula dengan layanan Telkomsel lainnya yaitu Kartu AS, diplesetkan menjadi ASal. Salah satu layanan milik PT Excelcomindo Pratama (XL), yaitu Bebas turut menjadi korban parodi Esia, yang direkayasa menjadi Bablas. Plesetan-plesetan itu bertebaran di berbagai sudut Wisma Bakrie melalui sejumlah banner yang membandingkan tarif Esia dengan operator lainnya.
Tidak hanya XL saja, Indosat yang populer mengusung Mentari juga tak luput diubah namanya menjadi Matahari, sedangkan IM3 dibuat menjadi I'm Sri. Malahan, dalam acara yang berlangsung di Wisma Bakrie 1 tersebut. Menurut hasil pendapat masyarakat "Dulu gue masih pakai Matahari untuk nelpon ke mana-mana. Tapi ya ampun, sebagai Miss Ring-ring, mahalnya minta ampun. Jadilah gue pindah ke Esia, karena nelpon lama atau sebentar tetap murah.
Testimoni yang tidak jauh berbeda juga dilontarkan Titi Kamal, menggunakan baju warna kuning khas Indosat, istri Christian Sugiono ini juga mengutarakan manfaatnya menggunakan Esia sebagai operator termurah, ketimbang providernya dulu.
Tak kelak, kehadiran Ivan Gunawan dan Titi Kamil seperti rombongan 'sakit hati' yang ingin berpindah ke lain hati. Karena seperti diketahui, kedua artis tersebut sudah tidak menghiasi iklan milik Indosat. Mereka diganti beberapa artis populer lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Vice President Bakrie Telecom Erik Meijer menilai apa yang dilakukan perusahannya masih dalam taraf wajar. Mengingat di dunia telekomunikasi merupakan hal yang lumrah, saling serang sesama operator. "Saya kira suatu hal yang wajar di dunia telekomunikasi, operator saling menyerang satu sama lain. Malahan, kita pun sering diserang operator lain,"
Sumber :
http://www.adandu.com/forum/id-1425
Kamis, 20 Oktober 2011
Sindir Menyindir antar Provider
Sindir menyindir sudah biasa dilakukan sesama operator, bahkan terkadang mereka menyerang kompetitornya dengan cara yang sangat frontal. Seperti yang dilakukan provider CDMA milik Bakrie Telecom. Dalam peluncuran program terbaru Esia, mereka membandingkan tarif milik Esia dengan operator GSM, yang gemar mempopulerkan jargon '0,1 Rupiah'. Bahkan, di acara tersebut, mereka memplesetkan nama beberapa layanan milik operator mulai dari Telkomsel sampai dengan Indosat.
Produk Telkomsel berupa Simpati diubah namanya menjadi Simpatik. Begitu pula dengan layanan Telkomsel lainnya yaitu Kartu AS, diplesetkan menjadi ASal. Salah satu layanan milik PT Excelcomindo Pratama (XL), yaitu Bebas turut menjadi korban parodi Esia, yang direkayasa menjadi Bablas. Plesetan-plesetan itu bertebaran di berbagai sudut Wisma Bakrie melalui sejumlah banner yang membandingkan tarif Esia dengan operator lainnya.
Tidak hanya XL saja, Indosat yang populer mengusung Mentari juga tak luput diubah namanya menjadi Matahari, sedangkan IM3 dibuat menjadi I'm Sri. Malahan, dalam acara yang berlangsung di Wisma Bakrie 1 tersebut. Menurut hasil pendapat masyarakat "Dulu gue masih pakai Matahari untuk nelpon ke mana-mana. Tapi ya ampun, sebagai Miss Ring-ring, mahalnya minta ampun. Jadilah gue pindah ke Esia, karena nelpon lama atau sebentar tetap murah.
Testimoni yang tidak jauh berbeda juga dilontarkan Titi Kamal, menggunakan baju warna kuning khas Indosat, istri Christian Sugiono ini juga mengutarakan manfaatnya menggunakan Esia sebagai operator termurah, ketimbang providernya dulu.
Tak kelak, kehadiran Ivan Gunawan dan Titi Kamil seperti rombongan 'sakit hati' yang ingin berpindah ke lain hati. Karena seperti diketahui, kedua artis tersebut sudah tidak menghiasi iklan milik Indosat. Mereka diganti beberapa artis populer lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Vice President Bakrie Telecom Erik Meijer menilai apa yang dilakukan perusahannya masih dalam taraf wajar. Mengingat di dunia telekomunikasi merupakan hal yang lumrah, saling serang sesama operator. "Saya kira suatu hal yang wajar di dunia telekomunikasi, operator saling menyerang satu sama lain. Malahan, kita pun sering diserang operator lain,"
Produk Telkomsel berupa Simpati diubah namanya menjadi Simpatik. Begitu pula dengan layanan Telkomsel lainnya yaitu Kartu AS, diplesetkan menjadi ASal. Salah satu layanan milik PT Excelcomindo Pratama (XL), yaitu Bebas turut menjadi korban parodi Esia, yang direkayasa menjadi Bablas. Plesetan-plesetan itu bertebaran di berbagai sudut Wisma Bakrie melalui sejumlah banner yang membandingkan tarif Esia dengan operator lainnya.
Tidak hanya XL saja, Indosat yang populer mengusung Mentari juga tak luput diubah namanya menjadi Matahari, sedangkan IM3 dibuat menjadi I'm Sri. Malahan, dalam acara yang berlangsung di Wisma Bakrie 1 tersebut. Menurut hasil pendapat masyarakat "Dulu gue masih pakai Matahari untuk nelpon ke mana-mana. Tapi ya ampun, sebagai Miss Ring-ring, mahalnya minta ampun. Jadilah gue pindah ke Esia, karena nelpon lama atau sebentar tetap murah.
Testimoni yang tidak jauh berbeda juga dilontarkan Titi Kamal, menggunakan baju warna kuning khas Indosat, istri Christian Sugiono ini juga mengutarakan manfaatnya menggunakan Esia sebagai operator termurah, ketimbang providernya dulu.
Tak kelak, kehadiran Ivan Gunawan dan Titi Kamil seperti rombongan 'sakit hati' yang ingin berpindah ke lain hati. Karena seperti diketahui, kedua artis tersebut sudah tidak menghiasi iklan milik Indosat. Mereka diganti beberapa artis populer lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Vice President Bakrie Telecom Erik Meijer menilai apa yang dilakukan perusahannya masih dalam taraf wajar. Mengingat di dunia telekomunikasi merupakan hal yang lumrah, saling serang sesama operator. "Saya kira suatu hal yang wajar di dunia telekomunikasi, operator saling menyerang satu sama lain. Malahan, kita pun sering diserang operator lain,"
Selasa, 18 Oktober 2011
CSR (Corporate Social Responsibility)
Definisi CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. COntoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.
Ruang Lingkup CSR
1. Keterlibatan perusahaan dalam kegiatan – kegiatan sosial yang berguna bagi masyarakat luas.
2. Mematuhi aturan hukum yang berlaku dalam suatu masyarakat baik yang berkaitan dengan kegiatan bisnis maupun kegiatan sosial pada umumnya.
3. Hormat pada hak dan kepentingan stakeholders yang mempunyai kepentingan langsung ataupun tidak langsung terhadap kepentingan bisnis.
Argumen yang menentang CSR
- Perhatian perusahaan menjadi terbagi – bagi dan tidak fokus.
- Kurangnya tenaga terampil dalam bidang kegiatan sosial.
Sumber : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/corporate-social-responsibility-csr.html
Ruang Lingkup CSR
1. Keterlibatan perusahaan dalam kegiatan – kegiatan sosial yang berguna bagi masyarakat luas.
2. Mematuhi aturan hukum yang berlaku dalam suatu masyarakat baik yang berkaitan dengan kegiatan bisnis maupun kegiatan sosial pada umumnya.
3. Hormat pada hak dan kepentingan stakeholders yang mempunyai kepentingan langsung ataupun tidak langsung terhadap kepentingan bisnis.
Argumen yang menentang CSR
- Perhatian perusahaan menjadi terbagi – bagi dan tidak fokus.
- Kurangnya tenaga terampil dalam bidang kegiatan sosial.
Sumber : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/corporate-social-responsibility-csr.html
Selasa, 27 September 2011
Etika dalam Tata Krama Orang Jepang
TATA KRAMA JEPANG ( AISSATSU)
Untuk memulai hubungan kerja sama dengan bangsa lain kita harus mengetahui kebiasaan atau tata krama dari bangsa tersebut.Dengan mengetahui etika, kebiasaan bangsa lain yang akan diajak kerja sama akan memperlancar hubungan dari kerja sama tersebut.
Semangat reformasi menginginkan penampilan yang lebih baik dan lebih benar sesuai dengan aturan yang ada dari masa lalu yang akan diawali dengan mengevaluasi tentang aturan yang baik dan yang tidak baik yang sering kali ditemui yaitu tentang etika . Sikap masa lalu yang baik dikembangkan terus yang jelek diperbaiki atau diganti dengan yang lebih baik. Salah satu yang perlu digarisbawahi dalam era reformasi ini adalah tata krama /sopan santun. Setiap hari kita berjumpa dengan yang namanya tata karma, disetiap aktivitas kehidupan ini diperlukan suatu cara untuk bersikap yang sesuai dengan aturan budaya setempat. Masalah sopan santun banyak diperlukan orang. Apakah itu dikalangan keluarga, disekolah-sekolah ataupun dalam bentuk ceramah. Masalah sopan santun merupakan tolak ukur suatu bangsa, bukan bagi bangsa Indonesia saja yang terkenal didunia mempunyai kebudayaan yang tinggi, namun juga berlaku bagi bangsa-bangsa yang lain.
Mengapa orang perlu mengetahui masalah etika, karena dari tingkah laku seseorang, kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Berlaku sopan juga dilihat dari cara berbicara, misalnya jika berbicara dengan orang yang lebih tua, dengan majikan bahkan dengan pembantu rumah tangga, hendaknya kata-kata yang diucapkan harus sopan agar tidak menimbulkan reaksi yang tidak baik atau menyinggung perasaan.
Dalam percakapan diperlukan pengendalian diri hingga tidak perlu mengeluarkan ucapan yang tidak pada tempatnya, tetap dapat mempergunakan kecerdasan berpikir dan mempergunakan kata-kata diplomatis yang akhirnya bisa menghasilkan sesuatu yang tidak mengecewakan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam etiket bercakap-cakap :
- Jangan memonopoli percakapan, berilah kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
- Jangan memotong pembicaraan yang lain, jadilah pendengar yang baik
- Berbicara dengan irama, suara yang tenang dan ucapan yang jelas.
Dibawah ini contoh etiket kerja sama dengan Jepang :
- Memperkenalkan diri dengan menjelaskan tentang perusahaan anda, Jabatan anda dalam perusahaan serta masalah bisnis yang anda bicarakan.
- Aisatsu ; memberi salam dari pimpinan perusahaan langsung tidak diwakilkan. Kebiasaan di Jepang dalam perundingan yang detail pada umumnya dapat ditangani oleh wakil perusahaan di Jepang, akan tetapi untuk perundingan-perundingan yang sifatnya sangat penting, sebaiknya Presiden salah satu pimpinan perusahaan sendiri yang menjalin kontak dengan mitra. Aisatsu merupakan etika bisnis di Jepang yang dampaknya agar perusahaan anda cepat dikenal.
- Membungkuk masih merupakan cara formal yang paling lazim berlaku untuk mengekspresikan salam, terima kasih atau permintaan maaf. Etika berpakaian, umumnya penguasaha Jepang menggunakan setelan Jas warna gelap BIRU tua. Dalam etika Jepang akan dinilai tidak pantas bila gaya berpakaian atau berhias pegawai atau staf memberi kesan “ Pamer Kekayaan “ karena dikhawatirkan dapat mengganggu keharmonisan lingkungan kerja.
Untuk memulai hubungan kerja sama dengan bangsa lain kita harus mengetahui kebiasaan atau tata krama dari bangsa tersebut.Dengan mengetahui etika, kebiasaan bangsa lain yang akan diajak kerja sama akan memperlancar hubungan dari kerja sama tersebut.
Semangat reformasi menginginkan penampilan yang lebih baik dan lebih benar sesuai dengan aturan yang ada dari masa lalu yang akan diawali dengan mengevaluasi tentang aturan yang baik dan yang tidak baik yang sering kali ditemui yaitu tentang etika . Sikap masa lalu yang baik dikembangkan terus yang jelek diperbaiki atau diganti dengan yang lebih baik. Salah satu yang perlu digarisbawahi dalam era reformasi ini adalah tata krama /sopan santun. Setiap hari kita berjumpa dengan yang namanya tata karma, disetiap aktivitas kehidupan ini diperlukan suatu cara untuk bersikap yang sesuai dengan aturan budaya setempat. Masalah sopan santun banyak diperlukan orang. Apakah itu dikalangan keluarga, disekolah-sekolah ataupun dalam bentuk ceramah. Masalah sopan santun merupakan tolak ukur suatu bangsa, bukan bagi bangsa Indonesia saja yang terkenal didunia mempunyai kebudayaan yang tinggi, namun juga berlaku bagi bangsa-bangsa yang lain.
Mengapa orang perlu mengetahui masalah etika, karena dari tingkah laku seseorang, kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Berlaku sopan juga dilihat dari cara berbicara, misalnya jika berbicara dengan orang yang lebih tua, dengan majikan bahkan dengan pembantu rumah tangga, hendaknya kata-kata yang diucapkan harus sopan agar tidak menimbulkan reaksi yang tidak baik atau menyinggung perasaan.
Dalam percakapan diperlukan pengendalian diri hingga tidak perlu mengeluarkan ucapan yang tidak pada tempatnya, tetap dapat mempergunakan kecerdasan berpikir dan mempergunakan kata-kata diplomatis yang akhirnya bisa menghasilkan sesuatu yang tidak mengecewakan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam etiket bercakap-cakap :
- Jangan memonopoli percakapan, berilah kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
- Jangan memotong pembicaraan yang lain, jadilah pendengar yang baik
- Berbicara dengan irama, suara yang tenang dan ucapan yang jelas.
Dibawah ini contoh etiket kerja sama dengan Jepang :
- Memperkenalkan diri dengan menjelaskan tentang perusahaan anda, Jabatan anda dalam perusahaan serta masalah bisnis yang anda bicarakan.
- Aisatsu ; memberi salam dari pimpinan perusahaan langsung tidak diwakilkan. Kebiasaan di Jepang dalam perundingan yang detail pada umumnya dapat ditangani oleh wakil perusahaan di Jepang, akan tetapi untuk perundingan-perundingan yang sifatnya sangat penting, sebaiknya Presiden salah satu pimpinan perusahaan sendiri yang menjalin kontak dengan mitra. Aisatsu merupakan etika bisnis di Jepang yang dampaknya agar perusahaan anda cepat dikenal.
- Membungkuk masih merupakan cara formal yang paling lazim berlaku untuk mengekspresikan salam, terima kasih atau permintaan maaf. Etika berpakaian, umumnya penguasaha Jepang menggunakan setelan Jas warna gelap BIRU tua. Dalam etika Jepang akan dinilai tidak pantas bila gaya berpakaian atau berhias pegawai atau staf memberi kesan “ Pamer Kekayaan “ karena dikhawatirkan dapat mengganggu keharmonisan lingkungan kerja.
Sabtu, 23 April 2011
Can't Wait for Never Say Never
Pada nungguin Never Say Never ngaakk??? ho..ho..hooo...kalau gue sih nungguin bangetttt karena pemainnya Justin Bieber. Penyanyi yang satu ini lagi banyak di idolakan oleh cewek cewek ABG di seluruh dunia. Rencananya kan tayang akhir april ini. Cukup lama juga buat dinanti.Sebenarnya pengen liat aksi akting-nya justin bieber saja yang memiliki wajah imut ini dan makin keren aja.. Buat yang ngakunya Fans berat Justin Bieber wajib nonton film never say never - nya
Baru Kali Ini Suka Sama Justin Bieber
Selama ini teman - teman pada suka sama Justin Bieber, dan sering ngebahas. Gue biasa aja, cenderung heran, apa sih yang spesial dari Penyanyi asal Kanada itu. Tapi setelah liat di televisi, majalah dan dengerin lagu lagunya, gue jadi suka bangetttt. Abis penyanyi ini banyak banget hikmahnya yang bisa diambil. Oke banget deh pokoknya...he..he..hee... Gabung deh sama penggila Justin Bieber lainnya
Forever T2
Gue cuma mau cerita kalau gue tuh ngefans banget sama T2. Dua cewek asal Bandung itu cantik cantik banget, suaranya bagus, style-nya pun juga oke, lagunya juga top banget dan mereka juga baik baik banget.
Gue tuh ikutan T2 Lovers, dulu sering banget foto - foto bareng mereka , tapi kalo sekarang sudah jarang karena sudah banyak kegiatan. Sebelumnya ikutan T2 Lovers agak kesulitan kalau mau ketemu, tapi pas sudah ketemu dan masuk gampang banget buat ketemu. Jadi kalau menurut gue sih, kalau beneran nge-fans sama idola , mendingan ikutan fans clubnya aja. Jangan ragu buat gabung. Lebih asyik, kok !
Gue tuh ikutan T2 Lovers, dulu sering banget foto - foto bareng mereka , tapi kalo sekarang sudah jarang karena sudah banyak kegiatan. Sebelumnya ikutan T2 Lovers agak kesulitan kalau mau ketemu, tapi pas sudah ketemu dan masuk gampang banget buat ketemu. Jadi kalau menurut gue sih, kalau beneran nge-fans sama idola , mendingan ikutan fans clubnya aja. Jangan ragu buat gabung. Lebih asyik, kok !
Langganan:
Postingan (Atom)
